Listyo Sigit Terseret Kasus Sadap Prabowo, Istana Singgung Dugaan Makar!
Dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo memicu sorotan setelah Istana menyebut kasus ini mengarah pada perbuatan makar.
Pernyataan mengejutkan datang dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi terkait dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai tindakan yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tersebut berpotensi mengarah pada perbuatan makar.
Prasetyo menyampaikan pandangan itu dalam konferensi pers pada Rabu (4/11). Menurutnya, penyadapan terhadap kepala negara bukan persoalan biasa karena dapat menyangkut informasi penting yang berkaitan dengan keamanan nasional. Simak ulasan lengkapnya dari FAKTA HITAM.
Istana Soroti Dugaan Penyadapan Presiden
Prasetyo Hadi menegaskan bahwa informasi milik kepala negara memiliki tingkat sensitivitas tinggi. Jika pihak tertentu menyalahgunakan informasi tersebut, dampaknya bisa mengancam kepentingan bangsa dan negara.
Ia bahkan menyebut dugaan penyadapan tersebut berpotensi membahayakan keselamatan pimpinan negara.
“Kami juga berpendapat apa yang dilakukan ini mungkin sudah masuk kategori, bisa kita anggap, mengarah ke perbuatan makar,” ujar Prasetyo dalam konferensi pers.
Meski begitu, ia mengaku belum mengetahui secara pasti motif maupun tujuan di balik dugaan tindakan tersebut.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Prabowo Teken Keppres Pemberhentian Listyo Sigit
Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo mengumumkan keputusan Presiden Prabowo untuk memberhentikan Listyo Sigit dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Prabowo telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) terkait pemberhentian tersebut setelah muncul penetapan Listyo sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan tanpa prosedur terhadap presiden.
Keputusan itu menjadi perkembangan penting dalam perkara yang tengah menyita perhatian publik.
Baca Juga:Â Polisi Bongkar Bisnis 6.000 Kartu SIM, Transaksi dengan Judi Online Kamboja Tembus Rp1 Miliar
Ariyo Windutomo Ditunjuk sebagai Plt KSP
Untuk mengisi kekosongan jabatan, Presiden Prabowo menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan.
Penunjukan tersebut bertujuan menjaga kelangsungan tugas dan fungsi Kantor Staf Presiden selama pemerintah menyiapkan langkah berikutnya.
Kasus ini kini memunculkan perhatian terhadap proses hukum dan keamanan komunikasi pimpinan negara. Publik pun menantikan penjelasan lebih lanjut mengenai bukti, motif, serta perkembangan penanganan dugaan penyadapan tersebut.
