Geger! Kecanduan Judi Slot, Anak Tega Mutilasi Ibu Kandung di Lahat
Kasus tragis di Lahat, Sumatera Selatan, mengungkap sisi gelap kecanduan judi slot seorang anak tega menghabisi dan memutilasi ibu kandungnya
Aksi sadis ini terungkap dari penemuan potongan tubuh yang menggemparkan warga. Polisi bergerak cepat mengamankan pelaku dalam waktu singkat. Peristiwa ini menjadi peringatan serius tentang bahaya judi online yang dapat menghancurkan keluarga.
Simak dan ikutin terus informasi terbaru dan terviral tentang berita lainnya hanya ada di FAKTA HITAM.
Awal Terbongkarnya Kasus Mutilasi Mengejutkan
Warga Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, diguncang oleh penemuan kasus pembunuhan disertai mutilasi yang terjadi secara tragis dan mengerikan. Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah masyarakat Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, menemukan sesuatu yang mencurigakan di area kebun milik korban.
Saat penggalian dilakukan oleh warga bersama perangkat desa, ditemukan tiga buah karung plastik yang terkubur di dalam tanah. Ketika karung tersebut dibuka, warga terkejut mendapati potongan tubuh manusia di dalamnya. Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk segera ditindaklanjuti.
Kecurigaan sebelumnya memang telah muncul dari pihak keluarga korban yang mengaku tidak melihat keberadaan SA (63) selama hampir satu pekan. Hilangnya korban tanpa kabar menjadi tanda tanya besar hingga akhirnya terjawab dengan penemuan tragis tersebut. Kasus ini pun segera menjadi perhatian luas masyarakat setempat.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Gerak Cepat Polisi Ungkap Kasus
Menindaklanjuti laporan warga, jajaran Polres Lahat bergerak cepat melakukan penyelidikan intensif. Dalam waktu kurang dari 24 jam sejak penemuan potongan tubuh korban, polisi berhasil mengidentifikasi sekaligus mengamankan pelaku utama dalam kasus tersebut.
Pelaku diketahui berinisial AF (23), yang tak lain merupakan anak kandung korban sendiri. Penangkapan ini mengejutkan banyak pihak karena pelaku memiliki hubungan darah langsung dengan korban. Polisi segera membawa pelaku ke kantor untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut keterangan dari pihak kepolisian, proses pengungkapan kasus ini dilakukan melalui serangkaian penyelidikan, termasuk pengumpulan bukti di lokasi kejadian serta keterangan dari saksi-saksi. Kecepatan aparat dalam mengungkap kasus ini mendapat apresiasi dari masyarakat karena berhasil meredam keresahan yang sempat meluas.
Baca Juga: Geger! Pria Madina Nekat Bacok Ibu Kandung, Alasannya Tak Masuk Akal!
Motif Pembunuhan Desakan Ekonomi dan Judi Online
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa motif pembunuhan dilatarbelakangi oleh masalah ekonomi dan ketergantungan pelaku terhadap judi online, khususnya permainan slot. Pelaku diduga sering meminta uang kepada korban untuk memenuhi kebutuhannya tersebut.
Kasat Reskrim Polres Lahat, AKP Muhammad Ridho Pradani, menjelaskan bahwa pelaku emosi setelah permintaannya untuk mendapatkan uang ditolak oleh sang ibu. Penolakan tersebut memicu amarah pelaku hingga akhirnya nekat melakukan tindakan keji yang berujung pada hilangnya nyawa korban.
Peristiwa pembunuhan sendiri diketahui terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026, sekitar pukul 11.00 WIB di Desa Danau Belidang, Kecamatan Mulak Sebingkai. Dalam kondisi emosi yang tidak terkendali, pelaku membacok korban hingga meninggal dunia sebelum akhirnya melakukan mutilasi terhadap tubuh korban.
Jejak Dihapus, Hukum Menanti
Setelah melakukan pembunuhan, pelaku berusaha menghilangkan jejak dengan cara memutilasi tubuh korban dan memindahkan potongan tubuh tersebut ke lokasi lain di Desa Karang Dalam. Tindakan ini dilakukan untuk menyulitkan pihak berwajib dalam mengungkap kasus tersebut.
Tidak hanya itu, pelaku juga sempat meminta bantuan dua rekannya, yakni Raju dan Nando, untuk menggali lubang di kebun dengan alasan pekerjaan biasa. Kedua orang tersebut tidak mengetahui bahwa lubang yang mereka gali akan digunakan untuk mengubur potongan tubuh manusia.
Saat ini, pelaku AF telah diamankan di sel tahanan Polres Lahat dan menjalani pemeriksaan intensif. Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini guna mengungkap secara menyeluruh kronologi serta kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi tindakan keji tersebut.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari asatunews.co.id
- Gambar Kedua dari kumparan.com
