Miris! Siasat Brutal Eks Suami Bunuh Mantan Istri di Tangsel Terungkap
Miris! Kasus pembunuhan di Tangerang Selatan mengungkap siasat brutal seorang pria yang tega menghabisi nyawa mantan istrinya.
Pelaku sempat mengelabui saksi sebelum akhirnya korban ditemukan tewas di dalam rumah. Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku kurang dari 24 jam. Terungkap motif sakit hati serta dugaan pencurian yang menyertai aksi keji tersebut.
Simak rangkuman berita paling heboh dan viral yang penuh fakta mengejutkan, siap menambah wawasan dan pengetahuan Anda, hanya di FAKTA HITAM.
Kronologi Mencekam di Tangerang Selatan
Peristiwa pembunuhan tragis terjadi di kawasan Perumahan Pondok Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan, yang melibatkan seorang pria berinisial THA alias Bang Tile (41) terhadap mantan istrinya, wanita berinisial I (49). Kejadian ini berlangsung pada Rabu malam, 15 April 2026, dan mengejutkan warga sekitar yang tidak menyangka.
Pada malam kejadian, korban dan pelaku diketahui sempat keluar rumah bersama. Keduanya kemudian kembali ke kediaman sekitar pukul 00.30 WIB. Situasi awal terlihat normal tanpa tanda-tanda mencurigakan, hingga akhirnya terjadi insiden yang berujung pada hilangnya nyawa korban di dalam rumah tersebut.
Beberapa saat setelah mereka kembali, suasana berubah mencekam. Saksi yang berada di sekitar lokasi mendengar suara korban meminta pertolongan dari dalam kamar. Teriakan tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran, namun pelaku dengan cepat berusaha meredam situasi agar tidak menimbulkan kecurigaan lebih lanjut.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Pelaku Sempat Mengelabui Saksi
Menurut keterangan pihak kepolisian, pelaku sempat mengelabui saksi yang mendengar teriakan korban. Dengan tenang, pelaku menyampaikan bahwa kondisi korban baik-baik saja, sehingga saksi tidak segera mengambil tindakan lebih lanjut. Hal ini membuat aksi pelaku tidak langsung terungkap saat kejadian berlangsung.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa pelaku berhasil menenangkan situasi dengan dalih yang meyakinkan. Saksi yang semula khawatir akhirnya mengurungkan niat untuk memeriksa kondisi korban secara langsung, sehingga pelaku memiliki waktu untuk melanjutkan aksinya.
Setelah memastikan situasi aman dari perhatian warga, pelaku kemudian meninggalkan lokasi kejadian. Tidak lama berselang, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Penemuan tersebut langsung mengundang perhatian warga dan pihak berwajib untuk segera melakukan penyelidikan.
Baca Juga: Kenapa Sampai Segitunya? Ini Alasan Pria Batam Bakar Motor Rekannya!
Pelaku Dibekuk, Bukti Diamankan
Kepolisian bergerak cepat dalam menangani kasus ini. Kurang dari 24 jam setelah kejadian, pelaku berhasil ditangkap oleh tim Subdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Penangkapan ini merupakan hasil dari serangkaian penyelidikan intensif, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, dan analisis barang bukti.
Sejumlah barang bukti berhasil diamankan dalam proses penyidikan. Di antaranya adalah pakaian milik korban dan pelaku, satu unit sepeda motor Honda PCX, dua unit telepon genggam, serta uang tunai yang diduga hasil penjualan perhiasan milik korban. Selain itu, rekaman CCTV juga menjadi bukti penting yang memperkuat dugaan tindak pidana tersebut.
Pelaku kini telah diamankan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Proses hukum terus berjalan untuk mengungkap secara detail motif dan rangkaian kejadian yang menyebabkan tragedi ini terjadi.
Motif Dendam di Balik Aksi Keji
Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengaku melakukan pembunuhan karena dilatarbelakangi rasa sakit hati terhadap korban yang merupakan mantan istrinya. Namun demikian, pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya motif lain, terutama terkait hilangnya sejumlah barang berharga milik korban yang diduga telah dijual oleh pelaku.
Kanit I Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendra, menyampaikan bahwa pengakuan pelaku menjadi salah satu petunjuk penting dalam penyelidikan. Meski demikian, penyidik tetap mengembangkan kasus ini untuk memastikan seluruh fakta terungkap secara menyeluruh.
Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa pelaku menghabisi nyawa korban dengan cara mencekik leher dan membekap mulutnya hingga korban tidak dapat bernapas.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari megapolitan.kompas.com
