Sidang Heboh! PPK BTP Medan Akui Terima Rp 1,5 Miliar Proyek Kereta DJKA
Sidang di Pengadilan Tipikor Medan heboh setelah PPK BTP mengakui menerima suap Rp1,5 miliar dari proyek jalur kereta DJKA.
Sidang dugaan korupsi proyek jalur kereta DJKA di BTP Medan jadi sorotan setelah PPK mengaku terima suap Rp1,5 miliar dari kontraktor. Pengakuan ini terungkap dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Medan, 8 April 2026. Kasus ini merugikan negara Rp15 miliar dari total anggaran Rp250 miliar.
Simak rangkuman berita paling heboh dan viral yang penuh fakta mengejutkan, siap menambah wawasan dan pengetahuan Anda, hanya di FAKTA HITAM.
Pengakuan PPK Terima Suap Besar
PPK berinisial HS (45) mengaku menerima Rp1,5 miliar dari PT Kereta Jaya Abadi pada 2025. Uang diserahkan dalam tiga tahap, Rp500 juta tunai di kantor BTP, Rp700 juta melalui transfer bank, dan Rp300 juta via money changer. “Uang itu untuk kelancaran proyek rel ganda Stasiun Medan-Binjai,” katanya di hadapan Hakim Ketua Ali Muhtadi.
HS juga mengakui suap tersebut menjadi imbalan percepatan verifikasi RAP dan pembayaran termin 80 persen proyek. Kontraktor menyetorkan 5 persen dari nilai proyek sebesar Rp30 miliar. Jaksa Pinang Perangin-angin memperlihatkan bukti 15 transaksi transfer melalui BCA dan Mandiri, dikonfirmasi oleh Saksi Bendahara Pengeluaran.
Pengakuan HS bagian dari plea bargaining demi hukuman lebih ringan. Ia berjanji mengembalikan Rp1,2 miliar ke kas negara dalam 30 hari. Sidang selanjutnya akan memeriksa tujuh saksi, termasuk Direktur PT Kereta Jaya dan staf verifikasi lapangan BTP Medan.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Modus Korupsi Proyek DJKA
Proyek rel ganda 25 km Medan-Binjai anggaran Rp250 miliar tahun 2024-2025. HS manipulasi volume pekerjaan rel balastra 20 persen, rayar rel baru jadi bekas. Kontraktor pakai besi tua impor China hemat Rp10 miliar.
Verifikasi lapangan palsu, HS tanda tangan laporan hasil tanpa cek TKP. Bendahara bayar termin ke-3 Rp80 miliar meski fisik baru 40 persen. KPK temukan kwitansi fiktif pengadaan tie rod Rp2 miliar palsu.
PT Kereta Jaya menang tender via mark-up PPK Rp5 miliar. Subkon balik kasih komisi 10 persen HS simpan rekening istri di BNI. Total kerugian negara Rp15 miliar berdasarkan audit BPKP Sumut.
Baca Juga: Tragedi di Makassar: Pemuda Dibunuh Hanya karena Suara Gim Online
Bukti Transaksi dan Saksi Kunci
Jaksa menampilkan 25 printout mutasi rekening milik HS, menunjukkan aliran masuk Rp2,8 miliar sepanjang 2024–2025, sebagian digunakan membeli rumah di Kemayoran senilai Rp1 miliar. Saksi, Direktur Keuangan PT Kereta Jaya, ER, mengakui pernah melakukan transfer Rp700 juta atas perintah direktur utama, menguatkan dugaan koordinasi internal proyek.
Bendahara Pengeluaran BTP Medan, RT, bersaksi bahwa HS menekan proses verifikasi agar cepat selesai demi bonus akhir tahun. “Pak HS bilang, ‘proyek ini harus jalan, urusan belakangan’,” ujarnya. Rekaman percakapan WhatsApp grup internal juga memperlihatkan koordinasi mark-up volume pekerjaan.
KPK menyita dua unit Toyota Fortuner, tanah seluas 1 hektare di Medan, dan rekening giro HS senilai Rp800 juta. Saat sidang, pemeriksaan laptop PPK mengungkap file Excel manipulasi volume rel, dari 18 km menjadi 22 km. Analis forensik digital memastikan tanggal file diedit pada 15 Maret 2025, menegaskan dugaan penyimpangan proyek.
Proses Hukum dan Imbas Proyek
HS dijerat Pasal 2 dan 3 UU Tipikor jo Pasal 55 KUHP ancam 20 tahun penjara. Jaksa minta hukuman 12 tahun, denda Rp5 miliar, uang pengganti Rp15 miliar subsidi proyek. Putusan dijadwalkan 25 April 2026.
Proyek rel ganda terhenti 40 persis, DJKA realokasi anggaran Rp100 miliar ke proyek lain. Penunjukan PPK pengganti tunggu putusan inkrah. KPK dalami keterlibatan Kepala BTP Medan dan panitia lelang LPSE.
Masyarakat Medan protes proyek mandek tambah kemacetan rel tunggal. LSM ICW tuntut moratorium tender DJKA Sumut sampai bersih. Sidang terbuka KPK live streaming dapat 500 ribu views, tingkatkan kesadaran antikorupsi.
Ikuti terus berita terbaru dan terupdate dari FAKTA HITAM agar selalu mendapatkan informasi terkini seputar dinamika politik, hukum, dan masyarakat.
Sumber Gambar:
- Gambar pertama dari medan.kompas.com
- Gambar kedua dari adminca.sch.id
