Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
Tim 9 Kejaksaan Agung resmi menahan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah usai pemeriksaan maraton, penahanan itu langsung menyita perhatian publik.
Sebelum masuk ke mobil tahanan, Febrie menyampaikan keberatan atas proses hukum yang sedang ia hadapi. Ia menilai penyidik mengkriminalisasi dirinya sehingga pernyataannya langsung memicu berbagai tanggapan di media sosial. FAKTA HITAM akan mengulas kronologi penahanan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, mulai dari pemeriksaan maraton hingga pernyataan “kriminalisasi” yang ia sampaikan sebelum masuk mobil tahanan.
Febrie Keluar dari Gedung Kejagung Menjelang Tengah Malam
Petugas mengawal Febrie keluar dari Gedung Utama Kejaksaan Agung sekitar pukul 23.01 WIB. Ia berjalan menuju mobil tahanan sambil mengenakan kemeja batik lengan panjang.
Febrie juga tidak memakai rompi merah muda yang biasanya dikenakan tahanan tindak pidana khusus. Awak media mengabadikan setiap momen saat ia berjalan menuju kendaraan tahanan, sementara aparat menjaga situasi tetap kondusif hingga proses pengawalan selesai.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Febrie Sebut Proses Hukum sebagai Bentuk Kriminalisasi
Sebelum memasuki mobil tahanan, Febrie kembali menyampaikan keberatannya kepada wartawan. Ia menilai penyidik belum memiliki dasar yang cukup kuat untuk melakukan penahanan. Menurut Febrie, penyidik masih perlu mendalami alat bukti dan melakukan konfirmasi sebelum mengambil langkah hukum lebih lanjut.
“Di Gedung Bundar tidak pernah seperti itu. Di Gedung Bundar tidak pernah seperti itu,” ujar Febrie. Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian wartawan dan masyarakat yang mengikuti perkembangan kasus ini.
Baca Juga:Â Korupsi Pakan Hewan Rp10,2 M Terbongkar! Eks Dirut KBS Jadi Tersangka, Eri Cahyadi Buka Suara
Febrie Mengaku Tetap Menghormati Keputusan Pimpinan
Meski menyampaikan keberatan, Febrie mengaku tetap menghormati keputusan pimpinan Kejaksaan Agung. Ia memilih mengikuti seluruh tahapan hukum yang sedang berlangsung. Ia juga menegaskan kesiapannya menghadapi proses berikutnya meski memiliki pandangan berbeda mengenai dasar penahanan tersebut. “Namun, semua ini sudah menjadi keputusan pimpinan. Maka saya harus siap menghadapinya,” ucapnya.
Penyidik Lanjutkan Pemeriksaan Setelah Penahanan
Penahanan Febrie membuka tahapan baru dalam perkara tersebut. Penyidik akan melanjutkan pemeriksaan, melengkapi berkas perkara, serta mengumpulkan fakta dan alat bukti yang berkaitan dengan kasus itu.
Penyidik juga terus memeriksa saksi dan mencocokkan setiap keterangan agar proses hukum berjalan sesuai ketentuan. Banyak pihak kini menunggu hasil penyidikan karena perkara ini melibatkan mantan pejabat tinggi Kejaksaan Agung.
Publik Terus Menunggu Perkembangan Kasus
Masyarakat masih mengikuti setiap perkembangan perkara Febrie Adriansyah. Kejaksaan Agung diperkirakan akan memberikan penjelasan lanjutan setelah penyidik menyelesaikan tahapan berikutnya.
Seluruh proses hukum tetap mengacu pada aturan yang berlaku. Penyidik akan menguji setiap alat bukti sebelum membawa perkara ke tahap selanjutnya.
Sementara itu, pernyataan Febrie mengenai dugaan kriminalisasi masih menjadi perbincangan publik. Banyak pihak kini menunggu penjelasan resmi sekaligus perkembangan terbaru dari Kejaksaan Agung.
