Skandal Korupsi! Mini Zoo Purworejo Mangkrak, 3 Tersangka Dibongkar
Proyek Mini Zoo Purworejo mangkrak, merugikan negara miliaran rupiah. Tiga tersangka resmi ditetapkan Kejari terkait dugaan korupsi pembangunan lansekap.
Proyek Mini Zoo di Purworejo, Jawa Tengah, yang awalnya digadang sebagai destinasi wisata baru, kini mangkrak dan berujung kasus korupsi. Kejaksaan Negeri Purworejo menetapkan tiga tersangka terkait penyelewengan dana pembangunan lansekap Mini Zoo. Proyek ini menyerap APBD sekitar Rp9,7 miliar, namun belum selesai dan diperkirakan merugikan negara Rp6,5 miliar.
Simak rangkuman berita paling heboh dan viral yang siap menambah wawasan Anda, hanya diĀ FAKTA HITAM.
Latar Belakang dan Skema Proyek
Mini Zoo Purworejo berada di Jalan Purworejo-Magelang KM 1, Desa Keseneng, Kecamatan Purworejo, dengan lahan sekitar 1 hektare. Proyek ini dirancang sebagai destinasi wisata keluarga dengan konsep kebun binatang mini dan area rekreasi. Pembangunan dimulai pada tahun 2023 dengan dana APBD Kabupaten Purworejo, namun progresnya terhenti di tengah jalan.
Kegiatan utama mencakup pembangunan lansekap dan infrastruktur penunjang, seperti jalan setapak, kandang, dan fasilitas lain. Proyek dikelola Dinporapar Purworejo dengan skema belanja modal gedung dan tempat kerja. Anggaran besar seharusnya menghasilkan bangunan dan tata ruang layak, namun faktanya hanya tersisa proyek setengah jadi.
Sejak awal, proyek ini sudah dikelilingi isu pemilihan lokasi rawan longsor dan perencanaan yang tidak matang. Selain faktor geoteknik, dugaan pengelolaan dana yang tidak transparan mulai mencuat. Kejaksaan kemudian menaikkan status ke penyidikan dan akhirnya menemukan indikasi kuat tindak pidana korupsi.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
š„ Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
š² DOWNLOAD SEKARANG
Tiga Tersangka dan Peran Mereka
Kejari Purworejo menetapkan tiga tersangka dalam kasus korupsi proyek Mini Zoo. Ketiganya terdiri dari pejabat pelaksana kegiatan, personel dari pihak kontraktor, serta pihak konsultan yang terlibat dalam pengawasan dan pengelolaan anggaran. Penetapan tersangka ini dilakukan setelah tim penegak hukum melakukan serangkaian pemeriksaan dan audit.
Peran para tersangka menyebar mulai dari perencanaan anggaran, pelaksanaan pekerjaan, hingga pengawasan konstruksi. Diduga terjadi markup anggaran, pekerjaan fiktif, serta penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi. Hasil audit menyimpulkan adanya kelebihan volume dan tagihan yang tidak sesuai dengan kondisi fisik lapangan, sehingga menyebabkan kerugian negara.
Ketiga tersangka langsung ditahan di Rutan Kelas IIB Purworejo setelah statusnya dinaikkan ke penahanan. Kejari menetapkan masa penahanan 20 hari sejak penetapan, terkait dugaan korupsi pembangunan lansekap Mini Zoo 2023. Langkah ini menegaskan keseriusan penegak hukum menangani kasus proyek mangkrak yang menyita perhatian publik.
Baca Juga:Ā Geger! Avsec Bandara Sentani Gagalkan Penyelundupan 7,2 Kg Ganja
Besaran Kerugian dan Dampak ke Masyarakat
Kerugian negara dalam kasus Mini Zoo Purworejo diproyeksi mencapai sekitar Rp6,5 miliar dari total anggaran sekitar Rp9,7 miliar. Artinya, lebih dari 60 persen dari dana yang disalurkan diduga tidak menghasilkan manfaat fisik yang setara. Angka tersebut merupakan hasil perhitungan tim audit yang bekerja sama dengan pihak kejaksaan.
Untuk masyarakat Purworejo, proyek ini awalnya diharapkan menjadi pendorong ekonomi dan tempat rekreasi keluarga. Namun kini lahan hanya menyisakan bangunan setengah jadi, potensi longsor, dan kekecewaan publik karena uang rakyat tidak dipergunakan secara optimal. Mini Zoo yang seharusnya menjadi ikon baru justru berubah menjadi simbol birokrasi yang bermasalah.
Kasus ini juga menimbulkan kecurigaan masyarakat terhadap proyek infrastruktur lain yang dibiayai APBD. Dengan kerugian sebesar itu, publik menuntut transparansi yang lebih luas dan pengawasan ketat agar kejadian serupa tidak terulang. Banyak pihak mendesak agar penanganan kasus ini dijadikan momentum pembenahan tata kelola pengadaan barang dan jasa di kabupaten.
Langkah Hukum dan Tindak Lanjut ke Depan
Kejaksaan Negeri Purworejo berkomitmen mengusut tuntas kasus korupsi Mini Zoo. Selain menahan tiga tersangka, tim penyidik menggeledah kantor Dinporapar dan pihak terkait, menyita dokumen serta perangkat elektronik untuk mengungkap jejak digital keuangan.
Pemerintah daerah siap mendukung proses hukum dan memastikan pengelolaan dana proyek lebih transparan. Bupati dan jajaran diminta memperkuat pengawasan internal, memantau progres proyek, dan menerapkan sistem pengadaan ketat agar APBD benarābenar terwujud menjadi fasilitas bermanfaat.
Masyarakat berharap kasus ini tidak berhenti pada tiga tersangka, tetapi mengungkap pihak di balik percobaan memperkaya diri. Penegakan hukum tegas dan perbaikan sistem proyek diharapkan menjadi pelajaran sekaligus tonggak perubahan perilaku birokrasi di Purworejo.
Ikuti terus berita terbaru dan terupdate dariĀ FAKTA HITAMĀ agar selalu mendapatkan informasi terkini seputar dinamika politik, hukum, dan masyarakat.
Sumber Gambar:
- Gambar pertama dari detik.com
- Gambar kedua dari instagram.com
